*backsound*
Vitamin C – Graduation Friends Forever
Udah lama yah, absen . .
Gimana kabar blogger semua ?
Wow.. ga nyangka, udah 1 semester aku jadi seorang MAHASISWA. Busyet dah… Sibuk banget. Mana tugasnya pada ngantri kayak antrian kereta kalo pas lagi lebaran. Padet. Belum lagi jam kuliah yang gila2an. Mana kadang2 dosennya suka seenaknya sendiri ngubah jadwal. Tapi ya itulah resikonya.
Saat ini aku tercatat sebagai salah satu mahasiswa Sastra Jepang di Unair. Yup, setelah melewati serangkaian rintangan, cobaan, antrian (pendaftaran), dan berbagai macam soal2 yang entah itu pake bahasa apaan, finally aku resmi dikukuhkan sebagai Mahasiswa Unair.
"Let's dance like no one is praising us. Let's sing like no one is listening us. Let's work like we don't need money for it. Let's love like we've never been hurt before. Let's life like there is no tomorrow". --annonimous--
Senin, 21 Februari 2011
B.R.A.D.A.N.A.Y.A
Setelah sukses dengan penuh perjuangan di masa SMA, sekarang aku udah jadi graduation. Alias udah lulus SMA. Hahahaha.... *evil laugh*
Well... title aku sekarang adalah seorang Mahasiswa / Mahasiswi (terserah deh mau panggil apa). Tepatnya, sekarang tempat yang harus aku coret2 dengan tinta kenanganku adalah Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga Surabaya (lengkap amat)
Oke, mungkin sebagian orang bakal bilang, “Wah... hebat ya bisa masuk Unair“
Tapi aku kok biasa aja ya ???
Mungkin karena ini bukan kampus impian aku. Tapi impian ortu. Sebenernya cuma ada 1 tempat yang paling aku impiin banget. Tapi mungkin takdir mengatakan bahwa saya harus mulai mencintai almamater baru saya ini.
Well... title aku sekarang adalah seorang Mahasiswa / Mahasiswi (terserah deh mau panggil apa). Tepatnya, sekarang tempat yang harus aku coret2 dengan tinta kenanganku adalah Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga Surabaya (lengkap amat)
Oke, mungkin sebagian orang bakal bilang, “Wah... hebat ya bisa masuk Unair“
Tapi aku kok biasa aja ya ???
Mungkin karena ini bukan kampus impian aku. Tapi impian ortu. Sebenernya cuma ada 1 tempat yang paling aku impiin banget. Tapi mungkin takdir mengatakan bahwa saya harus mulai mencintai almamater baru saya ini.
Langganan:
Komentar (Atom)